About Me

Follow hajir_tr on Twitter

Share

Jadwal Tanding Serta Jadwal Siaran TV Thomas Uber Cup 2014

Gelaran Thomas-Uber Cup akan segera di mulai kurang lebih dua minggu lagi, tepatnya 18-25 Mei 2014 yang akan berlangsung di New Delhi, India, tim inti Thomas-Uber Indonesia pun sudah terbentuk, berikut ini Jadwal pertandingan Tim Indonesia di piala bergengsi Thomas dan Uber:

Penyisihan Grup
- Minggu, 18 Mei 2014 pukul 10.30WIB:
Tim Uber: Indonesia vs Australia (Lapangan 2/ TV Court)

- Senin, 19 Mei 2014 pukul 10.30WIB:
Tim Thomas: Indonesia vs Singapura (Lapangan 1/ TV Court)

- Selasa, 20 Mei 2014 pukul 10.30WIB:
Tim Thomas: Indonesia vs Nigeria (Lapangan 3)
Tim Uber: Indonesia vs Singapura (Lapangan 2/ TV Court)

- Rabu, 21 Mei 2014 pukul 10.30WIB:
Tim Thomas: Indonesia vs Thailand (Lapangan 1/TV Court)
Tim Uber: Indonesia vs Korea (Lapangan 2/TV Court)

Perempat final Piala Thomas dan Uber
Kamis, 22 Mei 2014 pukul 13.30WIB dan 19.30WIB

Semifinal Piala Thomas dan Uber
Jumat, 23 Mei 2014 pukul 13.30WIB dan 19.30WIB

Final Piala Uber
Sabtu, 24 Mei 2014 pukul 16.30WIB

Final Piala Thomas
Minggu, 25 Mei 2014 pukul 16.30WIB

Berikut ini hasil undian grup Piala Thomas:
Grup A : Indonesia, Thailand, Nigeria, Singapura
Grup B : Jepang, Denmark, Hong Kong, Inggris
Grup C : Malaysia, Korea, Jerman, India
Grup D : Tiongkok, Taiwan, Rusia, Prancis

Hasil undian grup Piala Uber :
Grup A : Tiongkok, Taiwan, Inggris, Rusia
Grup B : Korea, Indonesia, Australia, Singapura
Grup C : Thailand, India, Kanada, Hong Kong
Grup D : Jepang, Denmark, Malaysia, Jerman

Jadwal penayangan siaran langsung oleh stasiun televisi
Star Sport (mulai penyisihan) & NET.TV & “Home of Badminton 2014”:
Mulai Babak perempat final : Kamis, 22 Mei 2014
Semifinal : Jumat, 23 Mei 2014
Final Piala Uber : Sabtu, 24 Mei 2014
Final Piala Thomas : Minggu, 25 Mei 2014

Renungan dan Do’a Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1435 Hijriyah


Bismillahirrahmannirrahim,
Waktu terus berputar tanpa pernah berhenti. Ia bahkan tak bisa diperlambat ataupun dipercepat meskipun kita menginginkannya.
Waktu laksana air yang mengalir ke hilir yang tak pernah lagi kembali ke hulu. Kadang ia membangkitkan gairah dan semangat, kadang ia melenakan kita. Kadang kita tidak menyadari kehadiran waktu dan melupakan nilainya. Oleh karenanya kita harus menghargai setiap kesempatan yang ditawarkan sang waktu, sebelum ditarik dari kita, karena kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya.
Allah SWT berfirman :
“ Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan ”. (Q.S. Al-Hasyr: 18)
Demikianlah hendaknya setiap saat diri tak lepas dari muhasabah, melakukan evaluasi terhadap amal perbuatan yang kita lakukan. Berdzikir dan berdoa, agar Allah menjauhkan dari segala keburukan dan membukakan karunia dan perlindungan bagi kita dunia dan akhirat.
Rasululloh SAW sendiri sudah menyatakan bahwa manusia terbagi atas 3 golongan :
  1. Golongan beruntung, jika hari ini lebih baik dari hari kemarin, amal perbuatannya hari ini lebih banyak daripada hari kemarin (serta maksiatnya lebih sedikit dibandingkan dg hari kemarin).
  2. Golongan merugi, jika hari ini sama dengan hari kemarin. Dengan demikian, amal perbuatannya hari ini sama dengan hari kemarin.
  3. Golongan celaka, jika hari ini lebih buruk daripada hari kemarin. Ini berarti, amal perbuatannya hari ini lebih sedikit dibandingkan hari kemarin.
Memasuki tahun baru Islam, 1 Muharram 1435 H, menjadi momentum bagi kita semua umat Islam untuk melakukan interospeksi secara kolektif, guna melakukan perubahan dari keadaan yang kurang baik menjadi lebih baik sebagai revitalisasi hijrah. Meningkatkan spritualitas dan kesadaran keagamaan menjadi keniscayaan umat Islam Indonesia, terutama ketika bangsa ini dihadapkan dengan berbagai musibah yang sepatutnya direnungkan sebagai momentum menguji kualitas keimanan dan keberislamannya dan patut direnungi untuk diambil hikmahnya.
Sebagai umat Islam, dalam menyambut Tahun Baru Islam, kita harus merefleksikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam perjalanan hijrah nabi secara kontekstual, yakni hijrah dari nilai-nilai yang buruk menuju penciptaan nilai yang lebih baik.
Tahun hijriyah ini sepatutnya umat Islam baik secara personal maupun kolektif, menjadikan hijrah sebagai momentum memasuki tahun baru untuk melakukan perbaikan dalam kehidupan sosial menuju perbaikan sistem demi kebaikan dan kemaslahatan umat yang lebih luas, merubah sistem yang tiranik, fasad dan menindas.
Untuk itu, upaya merevitalisasikan makna hijrah dapat diartikulasikan dalam kehidupan personal, keluarga, sosial kemasyarakatan dan bernegara secara sinergis. Bahkan kini saatnya bangsa ini berhijrah menuju sistem yang lebih arif dengan sistem yang demokratis guna mewujudkan kehidupan keadilan sosial bagi masyarakat luas.
Kearifan memaknai hijrah dengan melakukan transformasi ke arah yang lebih baik dari sebelumnya, termasuk didalamnya keberanian untuk melakukan rekayasa sosial dengan berbagai varian inovasinya. Dengan begitu, setiap kita sebagai insan beradab melakukan perbaikan dalam berbagai lini kehidupan sebagai cerminan semangat hijrah dan menyambut tahun baru Islam dengan membuka lembaran baru yang lebih baik di hari-hari mendatang.
Sahabat, mari kita berdo’a dan aminkan do’anya di bawah ini:
Ya Allah ya Tuhan kami
Berikan kekuatan lahir bathin bagi kami
Agar mudah bagi kami dalam melalui segala rintangan, tantangan, cobaan dan hambatan dalam hidup ini
Jangan Engkau berikan cobaan yg berat kepada kami yang tak sanggup kami pikul sebagaimana cobaan kepada pendahulu kami
Berikan kepada kami, kemuliaan dan rejeki yang berlimpah berkah yang Engkau ridhai
Ampuni dosa kami, orang tua kami, keluarga kami, para sahabat kami dan seluruh umat muslim dimanapun berada
Ya Allah ya Tuhan kami
Karuniakanlah kepada kami anak cucu keturunan yang shaleh dan mendirikan shalat
Karuniakan kepada kami keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah, dalam ni’mat ibadah untuk Mu
Jauhkanlah kami dari segala keburukan iman,
Dekatkan kami pada segala kebaikan atas rahmatMu
Berilah kami kebahagiaan dunia dan akhirat
dalam ni’mat taat, ni’mat iman
Ya Tuhan Kami
Ridhoilah jalan kami
Tunjukkan yang benar itu benar
Tunjukkan yang salah itu salah
Kabulkanlah doa kami
Agar negeri ini bangkit dari keterpurukan
Agar negeri ini menjadi negeri yang di hormati
Karena kebersamaan dan persatuannya
Karena keanekaragamannya
Karena kasih dan sayang antar sesamanya
Karena ke Bhineka Tunggal Ika-annya
Bukan menjadi negeri yang dicela
Karena perpecahannya dan perbedaannya
Karena korupsi dimana mana
Karena bencana tak jua reda
Ya Allah, dalam sujud kami bermohon KepadaMu
Kabulkanlah doa kami yang hina ini dihadapanMu
Yang hanya bisa berharap dan memohon keridhoanMu
Yang sangat berharap ampunan, rahmat dan setitik kasihMu ..
Aamiin Aamiin Aamiin Ya Rabbal Alamin.
SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH 1 MUHARRAM 1435 H
(Ustadz Anshori Dahlan, Ponpes Miftahul ‘Ulum Pasuruan)_http://www.elhooda.net/

Maafkan Anakmu...Ibu

Ibu… aku minta maaf, dahulu sewaktu engkau masih ada di sini bersamaku… aku tidak menyadari betapa hadirmu adalah sesuatu yang sangat berarti bagi kehidupanku, tapi kini… ketika tak lagi kudengar suaramu.. ketika tak lagi kulihat dirimu, betapa sepi hidup ini.. Oh Tuhan maafkan Aku. Belum juga aku meminta maaf padanya atas segala salah ucap dan salah tingkah yang aku buat terhadapnya yg mungkin membuat ibu menangis saat sendiri, dan tidak ditampakkannya tangis itu demi aku. Oh Allah ampuni aku.. ampuni ibuku.
Oh ibu.. andai bisa kuputar kembali waktu.. aku ingin bersujud mencium kakimu.. atas apa yang telah engkau berikan selama ini padaku, yang telah merawat aku, yang telah mendidik aku, yang telah menyayangi aku, yang telah mencintai aku tanpa terpupus waktu hingga ajal kini menjemputmu… maafkan aku ibu yg belum bisa berbuat banyak untukmu, yang belum sempat membalas segala kebaikan yang tak terkira sepanjang hariku.. Oh Allah.. tetes air mata ini bukan bentuk ketidakikhlasan akan takdirMu.. tpi ini adalah penyesalan yang dalam atas apa yang selama ini aku lakukan terhadap ibuku.. terkadang aku membantahnya.. terkadang aku juga menampakkan wajah cemberut di hadapnya.. bahkan terkadang aku juga mengatakan kata-kata yang tak pantas untuknya… aku mengira bahwa waktu ini terjadi nanti.. hingga ku ulur ulur waktu untuk tidak memeluknya…
wahai ibu yang telah di sisi-Nya… ini anakmu memohon maaf atas salah khilaf dan ragu, yang belum mampu membuatmu bahagia, yg belum mampu membuat engkau bangga. maaf Ibu … Allah kau tempat meminta, kini aku meminta semoga kau berikan tempat yang terbaik untuknya.. sebuah tempat yang tidak ada lagi duka dan lara, sebuah tempat yang penuh keindahan taman taman surga, dan berikanlah aku kekuatan untuk membuat dia bangga, untuk menjadi anak yang sholeh yang mampu meneduhkan kehidupannya kelak ketika tiba hari dimana tidka ada hari selain naunganMu ya Allah.. beri aku kekuatan untuk baik yang kebaikan itu akan kupersembahkan untuknya.. sebagai rasa sesal dan salahku selama ini yang kurang begitu peduli padanya…

Kedepankan Kasih Sayang dalam Mendidik Anak


Masih banyaknya media massa yang mengangkat berita mengenai kekerasan guru terhadap murid sangat miris dilihat, bahkan beberapa kalangan mengecam tindakan tersebut dan menganggap sistem pendidikan yang mengedepankan kekerasan tidaklah cocok di Indonesia.
“Dengan mengedepankan kasih sayang akan lebih berguna dalam mendidik, sehingga anak didik akan lebih berhasil  dalam belajar dibandingkan dengan menggunakan kekerasan,” ucap Wardani Nurmalawati, guru dari SMP Al-Muhayyat Surakarta, Jawa Tengah.
Peserta in house training ESQ Parenting Diknas angkatan ke-5 Jakarta ini berpendapat sebaiknya guru-guru di Indonesia mengikuti training ESQ Parenting, agar mempunyai bekal dalam mendidik anak.
“Training ini (Parenting-red) sangat bagus dan sangat penting, karena dapat dijadikan bekal kami sebagai guru untuk mendidik anak-anak. Di sana juga banyak masuk-masukan baru tentang bagaimana menangani anak yang sebaik-baiknya,” ungkap Wardani.
Menurut Wardani, selama ini masih ada guru yang menggunakan hukuman fisik. Ia menghimbau agar para guru lebih mengedepankan kasih sayang bukan kekerasan. “Setelah saya mengikuti ESQ, hal semacam itu tidak digunakan,” ucapnya.
Wardani mengungkapkan apa yang diberikan oleh Heidy Akhadi dan Rahman Yudiono selaku trainer sangatlah bagus, apalagi setiap materi yang diberikan selalu disertai dengan contoh.
“Kebetulan basic saya IPS, sehingga training ini sangat-sangat bermanfaat. IPS adalah pelajaran yang menyangkut kehidupan sehari-hari, juga membicarakan tokoh-tokoh sehingga dapat digunakan untuk contoh,” paparnya.
Training yang diselenggarakan di Hotel Pita Giri, Palmerah, Jakarta ini merupakan bagian dari workshop yang diberikan oleh Diknas bagi guru Sekolah Menengah Pertama Berbasis Pesantren yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia tersebut.
“Semoga sekolah-sekolah khususnya yang berbasis pesantren, ada peningkatan mutu pendidikan dan tidak kalah dengan sekolah-sekolah umum. Training ESQ sangat bagus bagi pendidikan guru-guru di Indonesia,” imbuhnya.
Beberapa waktu lalu Menteri Pendidikan Nasional M. Nuh mengatakan seorang pelajar harus dipupuk dengan kasih sayang bukan kebencian.
"Siswa Indonesia seharusnya memiliki kesadaran bahwa semua manusia diciptakan sama dan sederajat oleh Sang Pencipta. Sehingga, rasa yang seharusnya dipupuk adalah rasa kasih sayang antarsesama bukan kebencian," ucap Mendiknas saat membuka Gebyar Apresiasi Karakter Siswa Indonesia (AKSI), Senin (16/5/2011). (jos) Sumber : http://esq-news.com/berita-training/

e-Learning Menggunakan Facebook !


Seringkali sebagai guru, apalagi sebagai guru TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di sekolah, disibukkan dengan melarang siswa untuk mengakses facebook pada saat pelajaran TIK berlangsung. Semakin sering kita melarang, nampaknya siswa tidak henti-hentinya mengakses facebook.
Ada pepatah yang mengatakan, "If you can't beat them, join them!". Jika Anda tidak sanggup untuk melawan mereka, maka gabunglah. Akhirnya muncullah rasa penasaran saya bagaimana memanfaatkan facebook dalam pembelajaran. Setelah beberapa waktu browsing di internet, akhirnya saya terdampar di website: www.efrontlearning.net. Berikut informasi yang dapat saya rangkum dari website tersebut.
Terdapat beberapa aplikasi di dalam facebook yang dapat digunakan untuk e-learning. Aplikasi tersebut dikelompokkan berdasarkan interaksi yang terjadi.
Interaksi antara pengguna dan konten 
  • Slideshare: Membuat dan berbagi presentasi di facebook. Selain itu dapat menambahkan dokumen, PDF, dan Audio untuk dipakai sebagai media webinar (seminar yang dilakukan di web). 
  • NewsRack: RSS reader yang dapat digunakan sebagai tempat berbagi informasi mengenai materi dengan pengguna. 
  • Flashcards: Membuat flashcard (kartu hapalan) untuk membantu pembelajaran. 
  • Mathematical Formulas: Mengirimkan formula matematika kepada pengguna yang berisi solusi. 
  • Events Calendar: Membuat, merubah dan mengelola kalender bulanan pada profil dan dishare kepada pengguna. 
  • Zoho Online Office: Berbagi dokumen seperti pengolah kata, pengolah angka, presentasi secara online dengan pengguna. 
  • WorldCat: Berbagi penelitian dan buku, perpustakaan online. 
  • UdutuTeach & UdutuLearn: Membuat topik materi, dapat melihat progress pengguna. 
  • Files: Berbagi pakai file dokumen, audio, gambar.
Interaksi antara pengguna dan instruktur 
  • SurveyGizmo: Membuat survey, polling, quiz untuk digunakan pengguna lain. 
  • Webinaria Screencast Recorder: Membuat tutorial atau merekam presentasi video untuk berbagi dengan pengguna lainnya. 
  • Quiz Monster: Membuat aplikasi quiz facebook 
  • Skype Me: Pengguna dapat berinteraksi secara langsung, chat atau video chat, dengan pembuat konten.
Interaksi antara pengguna dan pengguna lain 
  • Neat Chat: Sesama pengguna dapat melakukan chatting dalam facebook group atau facebook page. Dapat berbagi pakai file, mengirim pesan, dan hal-hal lain. 
  • Books iRead: Berbagi buku atau dokumen untuk membahas pendapat pengguna. 
  • StudyGroups: Sarana untuk berkolaborasi antar sesama pengguna. 
  • Koofers: Berbagi test, quiz dan tips belajar dengan pengguna lain. 
  • Peerpong: Menghubungkan dengan pengguna lain yang memiliki kompetensi untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.
Setelah mencoba-coba beberapa aplikasi pada facebook, saya dapat menyimpulkan bahwa Facebook tidak dapat menjadi sebuah Learning Management System yang mengelola pembelajaran. Facebook lebih tepat digunakan sebagai alat pendukung untuk memperluas akses belajar bagi siswa. http://www.dbe3elearning.net/

Blog Archive

Komentar Anda...!!!

Anggota